• About
  • Contact
  • Help
  • Feedback
Tuesday, February 17, 2026
Derivatif.id
No Result
View All Result
  • Home
Derivatif Investment Bank
  • Home
No Result
View All Result
Derivatif Investment Bank
No Result
View All Result
Home Definisi

Bear Market

Redaksi by Redaksi
January 4, 2023
in Definisi
0
Bull Market

Definisi ringkas

Bear market (bearish) adalah penurunan harga yang signifikan di pasar keuangan.

Detail utama

  • Ketika terjadi bear market (bearish), instrumen seperti saham, cryptocurrency, forex, atau komoditas akan menurun nilainya di pasar keuangan.
  • Pasar bearish biasanya berkorelasi dengan kondisi ekonomi keseluruhan yang sedang berada di posisi yang tidak menguntungkan, misalnya seperti resesi.
  • Short selling atau shorting mungkin merupakan metode yang paling efektif untuk menghasilkan profit (return) selama pasar bearish di mana Anda menghasilkan keuntungan dari penurunan harga.

Apa itu bear market?

Bear market atau pasar beruang (bearish) didefinisikan sebagai penurunan harga sebesar 20% atau lebih selama periode waktu yang berkelanjutan. Ini bisa berupa siklus pasar, dan berlangsung selama beberapa minggu atau lebih panjang yang berlangsung selama beberapa tahun atau bahkan beberapa dekade.

Sementara pasar individu dapat berubah menjadi bearish, cara paling sederhana untuk mengidentifikasi pasar bearish adalah dengan melihat indeks utama, seperti S&P 500, Financial Times Stock Exchange (FTSE) 100, Dow Jones Industrial Average, atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Secara umum, bear market dimulai oleh kondisi ekonomi yang tidak baik, adanya ketidakpastian, masalah geopolitik, faktor kesehatan global, resesi, inflasi, dan sebagainya. Ini tercermin, misalnya, pasar bearish jangka pendek pada awal tahun 2020 ketika pandemi COVID-19 mencapai puncak, sedangkan contoh bear market berkepanjangan terjadi selama krisis keuangan 2007-2009 ketika S&P 500 anjlok 50% selama periode 17 bulan.

Faktor-faktor yang menunjukkan bear market (bearish) termasuk berita geopolitik negatif, perlambatan laba perusahaan, keputusan suku bunga oleh bank sentral, erosi kepercayaan investor, atau bisa juga hanya berupa penurunan (koreksi) setelah pasar bull (bullish) yang berkepanjangan karena investor menjual untuk taking profit (biasanya mengacu pada siklus pasar).

Ada juga fenomena yang disebut bear market sekuler yang dapat didefinisikan sebagai periode waktu yang diperpanjang di mana pasar menghasilkan return di bawah rata-rata secara berkelanjutan. Bear market sekuler dapat bertahan selama bertahun-tahun, atau bahkan lebih satu dekade. Pasar mungkin akan reli (naik) selama bear market sekuler, tetapi keuntungan itu tidak akan bertahan lama, dan segera menguap.

Baca juga: Bull Market

Strategi saat bear market pada pasar saham

Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan untuk membantu melindungi modal Anda selama bear market.

Kurangi eksposur ke saham

Saham adalah sistem keuangan terpusat, dan dengan mengurangi kepemilikan saham, Anda dapat membantu mengurangi risiko penurunan harga. Manifestasi paling ekstrem dari strategi ini adalah tidak hanya sekadar mengurangi, tetapi menjual semua saham dan mengalihkan uang hasil penjualan saham ke aset safe-haven (seperti emas atau Bitcoin) atau ke aset pendapatan tetap seperti obligasi.

Beli saham defensif alih-alih saham growth

Sementara growth stocks berkinerja terbaik saat bull market (bullish), mereka biasanya akan tenggelam saat bear market, sementara itu saham yang lebih defensif (defensive stocks) cenderung kuat mempertahankan nilainya dengan lebih baik saat bearish. Contoh saham defensif seperti perusahaan yang bergerak di sektor utilitas gas, air, dan listrik di mana industri ini akan selalu dibutuhkan terlepas dari kinerja ekonomi dan pasar saham.

Short selling

Short selling artinya mengambil posisi jual di mana mengharapkan harga suatu aset jatuh atau anjlok sehingga dari sana menghasilkan profit. Ini mungkin bisa menjadi strategi yang menjanjikan selama bear market.

Menjual put option

Opsi put (put option) memberi kemampuan untuk menjual saham dengan harga tertentu pada atau sebelum tanggal tertentu. Dengan menjual satu (kebalikan dari beli opsi call), Anda dapat berspekulasi tentang penurunan harga. Selain itu, ini juga memungkinkan Anda untuk melakukan lindung nilai (hedging) portofolio investasi terhadap periode bear market.

Trading ETF terbalik (inverse)

ETF (exchange traded fund) adalah kumpulan aset dari industri tertentu yang diperdagangkan di pasar saham seperti halnya satu saham (single stock). ETF dirancang untuk memberi eksposur ke seluruh industri atau harga komoditas. ETF terbalik (inverse) memungkinkan investor untuk mempersingkat ETF, yang berarti bahwa investor dapat menginvestasikan modal dengan keyakinan bahwa sektor ekonomi akan menurun nilainya.

Cara mengetahui kapan pasar beruang berakhir

Ini mungkin bisa sulit untuk diprediksi; jika semua orang bisa dengan mudah melihat bagian bawah pasar, investasi akan sangat mudah dilakukan. Namun, ada beberapa indikasi yang bisa diwaspadai. Secara umum, Anda dapat memperhatikan kenaikan harga yang signifikan dan volume perdagangan yang lebih berat dari biasanya. Selain itu, temukan ekonomi yang menguat secara menyeluruh, termasuk PDB, pertumbuhan lapangan kerja, peningkatan pendapatan perusahaan, dan peristiwa positif lainnya.

Tags: bear marketbearish
ShareTweetShare
Redaksi

Redaksi

Related Posts

apa itu saham
Definisi

Mengenal Apa Itu Saham Secara Sederhana

November 28, 2025
apa itu kalkulator forex
Definisi

Kalkulator Forex

May 14, 2025
fitur kalender ekonomi di platform forex
Definisi

Kalender Forex

December 13, 2025
apa itu robot trading forex
Definisi

Pengertian Robot Trading Forex

December 14, 2025
apa itu pips forex
Definisi

Apa Itu Pips dalam Forex Trading?

May 14, 2025
apa itu teknik hedging forex
Definisi

Pengertian Hedging Forex

December 23, 2025
Load More
Next Post
Bid dan ask

Bid dan ask

Popular Articles

  • indikator forex terbaik yang memberikan sinyal akurat

    Top 7 Indikator Forex Terbaik yang Paling Akurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Forward Contract: Cara Kerja, Fungsi, & Contoh Penggunaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Derivatif?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modal Awal Minimal Trading Forex: Berapa Jumlah yang Ideal?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Strategi Hedging Derivatif untuk Melindungi Aset dari Risiko Pasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

About us

Derivatif Investment Bank delivers derivatives intelligence, risk solutions, strategic frameworks, and independent research—empowering traders, brokers, and institutions with clarity, structure, and data-driven insight in today’s dynamic financial markets.

Our Social Media

Disclaimer

We provide strategic insight and market intelligence, but trading risk is inherent. All investment decisions are solely the user’s responsibility.

  • About
  • Contact
  • Help
  • Feedback

© 2025 Derivatif Indonesia. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home

© 2025 Derivatif Indonesia. All Rights Reserved.