• About
  • Contact
  • Help
  • Feedback
Tuesday, February 10, 2026
Derivatif.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Home
No Result
View All Result
Derivatif Investment Bank
No Result
View All Result
Home Trading

5 Tantangan Strategi Trading Scalping dan Cara Mengatasinya

Teknik scalping populer digunakan di kalangan trader profesional dengan segala tantangan dan peluang yang muncul.

Redaksi by Redaksi
December 14, 2025
in Trading
0
strategi trading scalping

Scalping adalah salah satu strategi trading yang paling mendebarkan dan sering diadopsi oleh trader yang mencari keuntungan cepat. Namun, di balik sensasi dan adrenalin yang ditawarkannya, scalping juga memiliki beberapa kelemahan yang signifikan. 

Artikel ini akan menjelaskan secara rinci berbagai tantangan menggunakan strategi scalping dan memberikan beberapa tips untuk mengatasinya. Selain itu, kami akan membahas suatu indikator yang sangat direkomendasikan untuk membantu mengatasi sebagian besar masalah ini dengan mudah.

Memahami Konsep Teknik Scalping secara Sederhana

Scalping merupakan disiplin trading yang memikat banyak trader dengan janji keuntungan cepat dan pertumbuhan modal yang pesat. Dalam scalping, trader membuka dan menutup banyak posisi dalam waktu singkat untuk memanfaatkan pergerakan harga yang kecil. 

Meskipun demikian, scalping bukan tanpa risiko dan tantangan. Artikel ini akan mengulas kelemahan utama dari strategi scalping dan menawarkan panduan praktis untuk mengelolanya.

Baca selengkapnya: Teknik Trading yang Mudah untuk Pemula

Tantangan Inheren Menggunakan Teknik Scalping dan Tips Mengatasinya

Scalping adalah strategi trading jangka pendek yang melibatkan pembukaan beberapa posisi kecil dalam satu hari trading. Tujuan utamanya adalah untuk cepat meraih keuntungan dari pergerakan harga yang kecil sebelum terjadi retraksi yang signifikan. Trader yang sukses dalam scalping bisa melakukan lebih dari 100 perdagangan per hari. Berikut adalah beberapa tantangan utama dalam scalping:

1. Biaya Trading yang Lebih Tinggi

Salah satu tantangan terbesar dalam scalping adalah biaya trading yang lebih tinggi. Karena frekuensi trading yang tinggi, scalper sering kali harus membayar spread atau komisi untuk setiap perdagangan. Biaya-biaya ini mungkin terlihat kecil untuk setiap perdagangan, tetapi jika dijumlahkan, bisa menjadi cukup signifikan dan mengurangi keuntungan secara keseluruhan.

Tips: Penting bagi trader untuk memilih broker dengan biaya transaksi spread yang rendah untuk mengurangi dampak negatif dari biaya trading yang tinggi. Selain itu, trader harus selalu menghitung total biaya transaksi sebelum memutuskan untuk menggunakan strategi scalping.

Baca di sini: Broker yang Ideal untuk Scalping

2 Memakan Waktu

Scalping membutuhkan waktu dan dedikasi yang signifikan. Trader yang aktif dapat membuka dan menutup 100 order dalam sehari, yang masing-masing memerlukan analisis yang cukup detail. Ini berarti trader harus terus-menerus memantau pasar dan bereaksi cepat terhadap pergerakan harga.

Tips: Untuk mengelola waktu dengan lebih baik, scalper harus membuat jadwal trading yang jelas dan mengambil istirahat secara teratur untuk menghindari kelelahan. Penggunaan alat otomatisasi dan alert trading juga dapat membantu mengurangi beban waktu.

3 Peningkatan Eksposur terhadap Volatilitas dan Slippage

Scalping sering dilakukan pada time frame rendah, seperti M1, M3, atau M5, yang berarti trader harus menghadapi kebisingan pasar yang meningkat. Volatilitas yang tinggi dapat menyebabkan slippage, yaitu ketika harga eksekusi yang diharapkan berbeda dari harga aktual saat order diisi.

Tips: Untuk mengurangi risiko slippage, scalper harus memilih broker dengan eksekusi order yang cepat dan stabil. Selain itu, menghindari trading selama peristiwa ekonomi besar yang dapat menyebabkan volatilitas ekstrem juga penting.

4 Permintaan Psikologis yang Meningkat

Trading pada tingkat apa pun membutuhkan konsentrasi tinggi, tetapi scalping menuntut tingkat fokus yang lebih intensif. Scalper harus terus-menerus berada dalam kondisi mental yang optimal untuk membuat keputusan cepat dan akurat. Kelelahan mental bisa menyebabkan kesalahan dan kerugian.

Tips: Scalper harus mengembangkan rutinitas kesehatan mental yang baik, termasuk tidur yang cukup, makan dengan baik, dan berolahraga secara teratur. Berbicara dengan sesama trader dan mendapatkan dukungan juga bisa membantu mengelola tekanan psikologis.

Baca juga: Menguasai Pikologi Trading agar Tetap Logis

5 Penyediaan Teknologi dan Perangkat yang Andal

Setiap detik sangat penting bagi seorang scalper, sehingga teknologi yang digunakan harus optimal. Koneksi internet yang andal dan platform trading yang responsif adalah keharusan. Selain itu, perangkat keras seperti komputer juga harus mendukung kebutuhan trading yang intensif.

Tips: Scalper harus berinvestasi dalam teknologi yang dapat diandalkan dan selalu memiliki rencana cadangan untuk mengatasi gangguan teknis. Menggunakan server VPS (Virtual Private Server) untuk trading juga bisa membantu meningkatkan stabilitas dan kecepatan eksekusi.

Pandangan Akhir

Scalping adalah strategi trading yang menawarkan banyak potensi keuntungan cepat tetapi disertai dengan tantangan yang signifikan. 

Biaya trading yang tinggi, waktu yang memakan, eksposur terhadap volatilitas dan slippage, tuntutan psikologis, dan kebutuhan teknologi yang andal adalah beberapa tantangan teknik scalping yang harus diatasi oleh scalper.

Namun, dengan pendekatan yang tepat, trader dapat mengelola semua tantangan ini dengan lebih efektif dan meningkatkan peluang keberhasilan. Penting untuk terus belajar dan beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah untuk menjadi scalper yang sukses.



Tags: scalperscalpingtrading
ShareTweetShare
Redaksi

Redaksi

Related Posts

broker cfd terbaik untuk trading multi aset
Broker

Broker CFD yang Andal untuk Trading Multi Aset

December 24, 2025
broker untuk trading gold XAUUSD
Broker

Broker Trading Gold XAUUSD yang Ramah untuk Trader Lokal

December 24, 2025
aplikasi trading emas XAUUSD yang bagus
Gold

Aplikasi Trading Emas XAUUSD yang Ideal untuk Trader

December 24, 2025
broker terbaik untuk scalping forex dan XAUUSD
Broker

Broker Terbaik untuk Scalping Forex dan XAUUSD

December 23, 2025
trading dengan broker forex spread paling rendah
Broker

5 Broker Forex & Gold XAUUSD Spread Paling Rendah

December 24, 2025
platform trading crypto spot dan futures terbaik
Crypto

5 Aplikasi Trading Crypto Terbaik All-in-One (Spot & Futures)

December 23, 2025
Load More
Next Post
belajar strategi trading forex untuk pemula

Strategi Trading Forex Dasar untuk Pemula: Aman & Mudah Profit!

Popular Articles

  • indikator forex terbaik yang memberikan sinyal akurat

    Top 7 Indikator Forex Terbaik yang Paling Akurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Forward Contract: Cara Kerja, Fungsi, & Contoh Penggunaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Derivatif?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modal Awal Minimal Trading Forex: Berapa Jumlah yang Ideal?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Strategi Hedging Derivatif untuk Melindungi Aset dari Risiko Pasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

About us

Derivatif Investment Bank delivers derivatives intelligence, risk solutions, strategic frameworks, and independent research—empowering traders, brokers, and institutions with clarity, structure, and data-driven insight in today’s dynamic financial markets.

Our Social Media

Disclaimer

We provide strategic insight and market intelligence, but trading risk is inherent. All investment decisions are solely the user’s responsibility.

  • About
  • Contact
  • Help
  • Feedback

© 2025 Derivatif Indonesia. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home

© 2025 Derivatif Indonesia. All Rights Reserved.